KUNINGAN - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan di wilayah binaan, Babinsa Desa Wilanagara Koramil 1507/Luragung, Sertu Edy Zulfikar, melaksanakan anjangsana dan komunikasi sosial (Komsos) bersama anggota Kelompok Tani (Poktan) Sabuk Wangi di area persawahan Beber, Desa Wilanagara, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Sabtu (19/09/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB tersebut membahas rencana pemilihan jenis atau varietas padi yang akan ditanam pada musim tanam mendatang. Dalam kesempatan itu, Babinsa bersama para petani berdiskusi mengenai varietas padi yang sesuai dengan kondisi lahan, ketersediaan air, karakteristik tanah, serta waktu tanam.
Sertu Edy Zulfikar mengimbau para petani agar memilih benih padi yang berkualitas dan sesuai dengan anjuran penyuluh pertanian. Pemilihan benih yang tepat diharapkan dapat mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal sehingga produktivitas dan hasil panen dapat meningkat.
“Pemilihan varietas padi perlu disesuaikan dengan kondisi lahan, ketersediaan air dan waktu tanam. Kami juga mengimbau petani untuk selalu berkoordinasi dengan PPL agar mendapatkan pendampingan dan rekomendasi teknis yang tepat. Apabila diperlukan, kami siap membantu di lapangan, ” ujar Sertu Edy Zulfikar.
Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antara Babinsa, Poktan dan PPL sangat penting untuk mengantisipasi berbagai kendala pertanian, mulai dari serangan hama dan penyakit tanaman, perubahan cuaca, hingga persoalan ketersediaan air.
Kepala Desa Wilanagara, Asep Sudiana, S.Kom., menyampaikan bahwa pendampingan dan komunikasi yang dilakukan Babinsa memberikan motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan pengelolaan lahan pertanian.
“Kami mengapresiasi kepedulian Babinsa yang terus menjalin komunikasi dengan para petani. Sinergi antara pemerintah desa, Babinsa, Poktan dan PPL sangat diperlukan untuk mendukung keberhasilan sektor pertanian di Desa Wilanagara, ” ungkap Asep Sudiana.
Di tempat terpisah, Danramil 1507/Luragung, Kapten Arh. Fatkhu Azis, mengatakan bahwa kegiatan pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mendukung ketahanan pangan di wilayah.
“Babinsa harus terus hadir di tengah masyarakat, khususnya para petani, untuk mengetahui kondisi dan kendala yang dihadapi secara langsung. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik bersama Poktan serta PPL, diharapkan pengelolaan pertanian dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, ” kata Kapten Arh. Fatkhu Azis.
Melalui kegiatan tersebut, Babinsa berharap para petani semakin termotivasi dalam mengelola lahan pertanian, menerapkan teknik budidaya yang tepat, serta menjaga koordinasi dengan pihak terkait guna menghadapi berbagai tantangan pada musim tanam mendatang.(PERS)

Mil 07